Minggu, 29 Juli 2012

Kereta Dakwahku

Masih teringat kejadian sekitar satu bulan silam, seperti biasanya aku bersama teman-teman melalui perjalanan pulang dengan kereta rakyat. Memang denyut ekonomi terasa begitu kencang di sini, ratusan orang yang hilir mudik ke sana kemari demi sesuap nasi. Mulai dari penjual minuman keliling, tukang pecel, mainan anak-anak, alat pijat refleksi, pulsa elektrik sampai yang sekedar memberikan jasa penyemprot...an minyak wangi.
 


Hampir bisa dipastikan kalau mereka bekerja setiap hari. Karena setiap kali menaiki kereta ini hampir selalu menemui wajah-wajah mereka yang bekerja tak kenal lelah.

Namun yang sedikit berbeda di hari itu adalah kami ingin mencoba sedikit merasakan apa yang mereka rasakan. Bersama para rombongan kami mencoba menapaki gerbong demi gerbong seperti yang mereka lakukan. Jika dilihat dari kerjanya mungkin ini cuma pekerjaan sepele. hanya menyebarkan lembaran-lembaran berisi ajakan tertentu kepada para penumpang. Namun, ternyata pekerjaan ini membutuhkan persiapan mental juga.

Karena karakter orang-orang tentunya berbeda-beda. Ada yang menerima dengan senang hati, ada yang kebingungan, tidak mau menerima bahkan sudah menolak sebelum dikasih. (mungkin dikira promosi obat kali...hehehe.



Sabtu, 28 Juli 2012

Taqwa dan Dimensi Sosial

Ini adalah tulisan yang dibuat 3 tahun yang lalu, namun semoga temanya masih relevan dengan momen kita saat ini, Momen Romadlon yang penuh keberkahan.


Sekitar  2 minggu yang lalu kita mendengar berita menyedihkan,  Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.WIB.
Sekilas ketika kita mendengar dan memperhatikan berita tersebut, maka apa yang terlintas dalam pikiran kita? Apakah seakan – akan ada sesuatu yang mengusik kita dan membuat tidur tidak nyenyak, ataukah kita acuh tak acuh dan tidak menghiraukan kejadian tersebut???
Disinilah kecerdasan bermasyarakat atau kecerdasan sosial kita coba diketuk…..
Salah satu dari ciri-ciri ketaqwaan seorang muslim adalah ia memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dimensi ini tidak kalah penting dibanding dengan dua dimensi lainnya yaitu emosional dan spiritual.
Secara jelas disebutkan dalam Al-Qur’an bahwa salah satu ciri orang yang bertaqwa adalah : “Yaitu orang-orang yang menginfaqkan hartanya di waktu lapang maupun di waktu sempit….”(Q.S. 3 : 134)


 

Blogger news

Blogroll

About